PENGARUH SENAM REMATIK TERHADAP RENTANG GERAK PASIEN RHEUMATOID ATHRITIS DI PANTI TRUE LOVE KOTA BATAM
Abstrak
Rheumatoid athritis merupakan suatu penyakit autoimun dalam hal persendian (biasanya sendi tangan dan kaki) secara sistemik mengalami peradangan sehingga terjadi pembengkakan, nyeri dan seringkali akhirnya menyebabkan kerusakan bagian dalam sendi yang bersangkutan, biasanya dapat terjadi pada usia 25-50 tahun (Irianto, 2018). Prevalensi penderita di seluruh dunia sebanyak 9,6% pria dan 18,0% wanita yang berusia di atas 60 tahun menderita Rheumatoid athrtis, 80% penderita akan memiliki keterbatasan dalam bergerak dan 25% tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari yang utama yang di akibatkan nyeri. Prevalensinya bervariasi di negara maju sebanyak 0,3% dan 1% dan lebih sering terjadi pada wanita dan di negara maju, setidaknya 50% pasien tidak dapat tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari yang utama yang di akibatkan nyeri. Metode:Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan one group pre-test dan post-test yaitu penelitian yang tidak mempunyai kelompok pembanding (kontrol), tetapi dilakukan observasi pertama (pre test) sebelum melakukan intervensi senam rehumatoid arthrtis selanjutnya dilakukan observasi kedua (post test).
Kata kunci : Gerakan Persendian , Lansia dan kejadian Rematik